PELAKSANAAN FOGGING/ PENGASAPAN PENGENDALIAN DBD DESA PURWASABA

Lilis Susanti 18 Mei 2022 11:26:28 WIB

PENGASAPAN (FOGGING FOCUS DALAM RANGKA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN DBD) DESA PURWASABA TAHUN 2022

Rabu, 18 Mei 2022

 

Pelaksanaan Pengasapan (Fogging) dalam rangka menekan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Fogging tidak bisa dilakukan sembarangan, tapi harus berdasarkan laporan kasus Demam Berdarah Dengue yang diperoleh dari Puskesmas 2 Mandiraja dan Dinas Kesehatan Banjarnegara. Kegiatan Pengasapan (Fogging) ini dilakukan  dengan fogging focus,yakni pengasapan dengan fokus lokasi dalam radius tertentu. Fogging pun hanya bisa dilakukan jika di sebuah daerah ditemukan kasus DBD. Kalau ditemukan kasus, petugas akan melakukan penyelidikan epidemologi di lokasi dengan radius 100 meter. Karena nyamuk hanya bisa terbang maksimal 100 meter.

Pelaksanaan fogging focus tidak bisa dilakukan secara luas. Petugas hanya melakukan fogging dalam radius 200 meter, dilakukan dalam dua siklus selama satu minggu. Fogging yang dilakukan dua kali itu bertujuan untuk memberantas nyamuk-nyamuk dewasa yang kemungkinan baru melewati masa pertumbuhannya,tapi bukan pada jentiknya. Seperti diketahui, hanya dibutuhkan waktu delapan hari untuk jentik nyamuk berubah menjadi nyamuk dewasa.

Fogging juga akan dilakukan jika ditemukan angka bebas jentik di wilayah tersebut kurang dari 95 persen dan telah terjadi penularan penyakit DBD dari satu orang ke orang lain. Sebagai catatan, pemerintah melarang melakukan fogging focus terlalu sering karena dapat menimbulkan resistensi vektor (nyamuk yang menularkan penyakit) terhadap insektisida, pencemaran lingkungan, dan keracunan insektisida pada penduduk. Apabila hasil penyelidikan epidemologi di sebuah daerah belum memenuhi kriteria tersebut, fogging focus tidak akan dilakukan. Puskesmas akan menindaklanjuti dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), pemberian abate dan penyuluhan.

Kegiatan fogging ini bersumber dari dana APBDes Purwasaba Tahun Anggaran 2022.Pemerintah Desa Purwasaba melaksanakan fogging untuk menekan dan mencegah penyebaran penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue). Dalam pelaksanaan kegiatan fogging Pemerintah Desa Purwasaba bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Banjarnegara, Puskesmas 2 Mandiraja, Camat Mandiraja, Kapolsek Mandiraja dan Koramil Mandiraja.Kegiatan fogging dibarengi dengan gotong royong massal  berjalan dengan baik dan masyarakat sangat antusias. Pada Tahun 2022 Pemerintah Desa Purwasaba telah merencanakan kegiatan untuk pencegahan dan pemberantasan penyakit menular DBD, diantaranya adalah  pemeriksaan jentik nyamuk dengan melibatkan masyarakat melalui kegiatan Kader Kesehatan Juru Pemantau Jentik (JUMANTIK), sosialisasi DBD, pelaksanaan fogging, dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui RT terkait. Masyarakat sangat mengharapkan kegiatan ini dapat terlaksana secara rutin dan berkesinambungan, sehingga penyebaran DBD yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti dapat dicegah penularannya.

Prosedur Pelaksanaan Fogging  focus :

  1. Adanya laporan penderita DBD dari Rumah Sakit/Puskesmas.
  2. Petugas puskesmas melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di lingkungan penderita DBD untuk mengetahui adakah penderita DBD lainnya dan penderita demam dalam kurun waktu 1 minggu sebelumnya.
  3. Bila ditemukan penderita demam tanpa sebab yang jelas pada saat itu ditemukan pemeriksaan di kulit dan dilakukan uji Tourniquet.
  4. Melakukan pemeriksaan jentik pada tempat penampungan air (TPA) dan tempat-tempat lain yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypty baik didalam maupun di luar rumah/bangunan pada radius 100 meter dari lokasi tepat tinggal penderita.
  5. Hasil pemeriksan adanya penderita DBD lainnya dan hasil pemeriksaan terhadap penderita demam (tersangka DBD) dan pemeriksaan jentik dicatat dalam formulir PE.
  6. Hasil PE dilaporkan ke Dinas Kesehatan.
  7. Berdasarkan hasil PE dilakukan penanggulangan focus, sebagai berikut :
  8. Bila ditemukan penderita DBD lainnya (1 atau lebih) atau ditemukan 3 atau lebih tersangka DBD dan ditemukan jentik (≥5%) dari rumah/bangunan yang diperiksa, maka dilakukan penggerakan masyarakat dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) DBD, larvasidasi, penyuluhan dan pengasapan dengan insektisida di rumah penderita DBD dan rumah/bangunan sekitarnya dalam radius 200 meter.
  9. Bila tidak ditemukan penderita lainnya tetapi ditemukan jentik, maka dilakukan penggerakan masyarakat dalam PSN DBD, larvasidasi dan penyuluhan.
  10. Bila tidak ditemukan penderita lainnya dan tidak ditemukan jentik, maka dilakukan penyuluhan kepada masyarakat.

Komentar atas PELAKSANAAN FOGGING/ PENGASAPAN PENGENDALIAN DBD DESA PURWASABA

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

104.4 MHz. FM Radio


Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Streaming Radio Suara Banjarnegara

Layanan Mandiri


Silahkan datang ke Kantor Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukan NIK dan PIN

Sinergitas Program

Galeri Video

Video Dokumenter SID Banjarnegara

Komentar Terkini

Website Desa Versi Androide

Silahkan klik Gambar untuk unduh Aplikasi Website Desa Versi HP Androide.

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Desa Purwasaba